Perbanyak silaturahim terutama kepada blogger senior yang sukses alias berhasil
2. Sering menuntut ilmu terutama dari bloger sukses
3. Tinggalkan salam dan pesan pada blogg yang ngetop
4. Hormati alias mulyakan setiap tamu alias pengunjung blog kita
5. Banyak memberi hadiah pada tamu
6. Tuliskan nasihat yang bermanfaat
7. Jangan terlalu materialistik
8. Tunaikan zakat infak sodaqoh dari penghasilan blogging kita.
9. Ikhlas, tawakal, sabar, mujahadah, muhsin, dan banya bersyukur
Do'a blogger
15 Februari 2010
24 Januari 2010
Tanda-tanda Ajal Datang
Kematian adalah salah satu di antara perkara-perkara yang dirahasiakan Alloh SWT, namun bukan hal yang mustahil tanda-tanda kematian itu dapat dirasakan setiap hamba sebelum ajalnya tiba.
Dalam sebuah hadist yang diriwayatkan Ibnu Umar; Muhammad pernah bersabda: ”Lima kunci perkara gaib, tidak mengetahuinya melainkan Allah”. Satu, tiada yang mengetahui (kepastian mutlak) apa yang tersimpan di dalam rahim (kandungan perempuan) melainkan Allah . Dua, tiada yang mengetahui apa yang akan terjadi esok hari melainkan Allah. Tiga, tiada seorangpun yang mengetahui bila waktunya hujan akan turun melainkan Allah. Empat, tiada seorangpun yang mengetahui di bumi mana dia akan mati melainkan Allah. Lima, tiada yang mengetahui bila kiamat akan terjadi melainkan Allah. (HR. Bukhory).
Tiada seorang pun yang mengetahui:
1- apa yang tersimpan di dalam rahim (kandungan perempuan).
2- akan terjadi esok hari
3- bila waktunya hujan akan turun
4- di bumi mana dia akan mati.
5- bila Qiamat akan terjadi
Hadist tersebut menjelaskan, bahwa tiada seorangpun yang mengetahui hal-hal yang ghaib kecuali Alloh Ta’ala. Adapun tanda-tanda sesuatu yang ghaib itu terkadang dapat kita rasakan wujudnya dari perkiraan dan kajian para ilmuan.. misal:
-Kita dapat mengetahui janin berkelamin laki atau perempuan dalam kandungan via USG.
-Kita dapat mengetahui perkiraan cuaca akan turunnya hujan maupun cuaca cerah beberapa hari sebelumnya, dll.
Riwayat –riwayat hadist diatas mengingatkan kepada kita, sesungguhnya Alloh SWT tidak pernah berlaku dholim kepada hambanya. Tanda-tanda yang diberikan adalah untuk menjadikan manusia agar mendapat kesempatan bertobat dan bersedia memahami perjalanan menuju alam baka.
Banyak hal-hal ghaib yang kita sama sekali tidak mengetahui kecuali Alloh SWT yang maha tahu, contoh yang paling gampang: hari Qiamat itu pasti terjadi, kapan hari terjadinya? Tidak ada satu manusiapun yang dapat memastikan-nya, namun Alloh SWT memberikan tanda-tanda Qiamat kepada manusia. Begitu juga kematian seseorang tidak ada satupun yang akan mengetahui kapan taqdir/ detik-detik ajal tiba, namun Alloh SWT memberikan tanda-tanda seorang yang akan mati. Hanya saja ada orang yang merasakan tanda-tanda menjelang kematian dan ada pula yang acuh akan hal itu.
Tanda (1) sebelum ajal tiba.
Ini adalah tanda pertama dari Alloh SWT kepada hambanya dan hanya akan disadari oleh mereka -mereka yang dikehendakinya. Walaubagaimana semua orang Islam akan mendapat tanda ini, hanya saja mereka sadar atau tidak.
Tanda ini akan berlaku kepastian-nya selepas waktu Asar, yaitu :
-Seluruh tubuh dari ujung rambut hingga ke ujung kaki akan mengalami getaran atau seakan-akan mengigil. Misal, seperti daging sapi yang baru disembelih dimana jika diperhatikan dengan cermat kita akan mendapati daging tersebut seakan-akan bergetar. Tanda ini rasanya lezat dan bagi mereka yang sadar tersirat di hatinya bahwa mungkin ini adalah tanda kematian, maka getaran ini akan berhenti dan hilang setelah kita sadar akan kehadiran tanda ini. Bagi mereka yang tidak diberi kesadaran atau mereka yang hanyut dengan kenikmatan tanpa memikirkan soal kematian, tanda ini akan lenyap sia-sia begitu saja. Bagi yang sadar dengan kehadiran tanda ini maka ini adalah peluang terbaik untuk memanafa’atkan sisa umur yang ada untuk mempersiapkan diri dengan amalan dan urusan yang akan dibawa atau ditinggalkan sesudah mati.
Tanda (2) sebelum ajal tiba.
Tanda ini juga akan berlaku sesudah waktu Asar. Bagian pusar kita akan berdenyut-denyut. Pada saat itu daun yang tertulis nama kita akan gugur dari pokok yang letaknya di atas Arasy Alloh SWT. Maka malaikat Izroil pun akan mengambil daun tersebut dan mula membuat persediaan-nya ke atas kita diantaranya, Malaikat Maut/ Izroil akan mulai selalu mengikuti/ mengintai kita sepanjang sisa umur kita. dan Akan terjadi Malaikat maut ini akan memperlihatkan wajahnya sekilas lalu tak nampak lagi dan bila ini terjadi, mereka yang terpilih ini akan merasakan seakan-akan bingung seketika. Adapun Malaikat maut ini wujudnya cuma seorang tetapi berkuasa untuk mencabut nyawa bersamaan dengan jumlah nyawa yang akan dicabutnya seijin Alloh SWT.
Tanda (3) sebelum ajal tiba.
Adapun tanda ini akan diberikan hanya kepada mereka yang diuji dengan musibah kesakitan di mana orang sakit yang tidak makan secara tiba-tiba dia (yang sakit) berselera untuk makan.
Tanda (4) sebelum ajal tiba.
Pada saat itu mereka akan terasa denyutan di bagian tengah dahi kita yaitu, diantara dahi kanan dan kiri. Jika tanda ini kita rasakan, maka berpuasalah kita setelah itu. supaya perut kita tidak mengandung banyak najis dan ini akan memudahkan urusan orang yang akan memandikan kita nanti. saat juga mata hitam kita tidak akan bersinar lagi dan bagi orang yang sakit hidungnya akan perlahan-lahan jatuh ke depan (berubah menjadi agak sedikit mancung dan mengkerut.. Telingan-nya akan layu dimana bagian ujungnya akan beransur-ansur masuk ke dalam. telapak kakinya yang terlunjur akan lemas dan perlahan-lahan jatuh ke depan dan sukar ditegakkan.
Tanda (5) sebelum ajal tiba.
Akan berlaku sesudah waktu Asar di mana kita akan merasakan satu denyutan di sebelah belakang, yaitu di kawasan ubun-ubun di mana ini menandakan kita tidak akan sempat untuk menemui waktu Asar keesokan harinya.
Tanda (6) sebelum ajal tiba
Akan berlaku keadaan di mana kita akan merasakan satu keadaan sejuk di bagian pusar hingga ke tulang sulbi dan rasa itu akan turun ke pinggang dan seterusnya akan naik ke bagian hulkum (tenggorokan). Detik-detik itu hendaklah kita terus mengucap kalimat syahadah dan berdiam diri dan menantikan kedatangan Izroil/ malaikat maut untuk menjemput kita kembali kepada Alloh SWT yang telah menghidupkan kita dan sekarang akan mematikan pula.
Catatan: bahwa keterangan di atas adalah tanda-tanda kematian saja, bukan kepastian, adapun ajal, hanya Alloh SWT yang maha tahu. itupun tidak semua manusia sadar dengan tanda-tanda kematian tersebut.
Dalam sebuah hadist yang diriwayatkan Ibnu Umar; Muhammad pernah bersabda: ”Lima kunci perkara gaib, tidak mengetahuinya melainkan Allah”. Satu, tiada yang mengetahui (kepastian mutlak) apa yang tersimpan di dalam rahim (kandungan perempuan) melainkan Allah . Dua, tiada yang mengetahui apa yang akan terjadi esok hari melainkan Allah. Tiga, tiada seorangpun yang mengetahui bila waktunya hujan akan turun melainkan Allah. Empat, tiada seorangpun yang mengetahui di bumi mana dia akan mati melainkan Allah. Lima, tiada yang mengetahui bila kiamat akan terjadi melainkan Allah. (HR. Bukhory).
Tiada seorang pun yang mengetahui:
1- apa yang tersimpan di dalam rahim (kandungan perempuan).
2- akan terjadi esok hari
3- bila waktunya hujan akan turun
4- di bumi mana dia akan mati.
5- bila Qiamat akan terjadi
Hadist tersebut menjelaskan, bahwa tiada seorangpun yang mengetahui hal-hal yang ghaib kecuali Alloh Ta’ala. Adapun tanda-tanda sesuatu yang ghaib itu terkadang dapat kita rasakan wujudnya dari perkiraan dan kajian para ilmuan.. misal:
-Kita dapat mengetahui janin berkelamin laki atau perempuan dalam kandungan via USG.
-Kita dapat mengetahui perkiraan cuaca akan turunnya hujan maupun cuaca cerah beberapa hari sebelumnya, dll.
Riwayat –riwayat hadist diatas mengingatkan kepada kita, sesungguhnya Alloh SWT tidak pernah berlaku dholim kepada hambanya. Tanda-tanda yang diberikan adalah untuk menjadikan manusia agar mendapat kesempatan bertobat dan bersedia memahami perjalanan menuju alam baka.
Banyak hal-hal ghaib yang kita sama sekali tidak mengetahui kecuali Alloh SWT yang maha tahu, contoh yang paling gampang: hari Qiamat itu pasti terjadi, kapan hari terjadinya? Tidak ada satu manusiapun yang dapat memastikan-nya, namun Alloh SWT memberikan tanda-tanda Qiamat kepada manusia. Begitu juga kematian seseorang tidak ada satupun yang akan mengetahui kapan taqdir/ detik-detik ajal tiba, namun Alloh SWT memberikan tanda-tanda seorang yang akan mati. Hanya saja ada orang yang merasakan tanda-tanda menjelang kematian dan ada pula yang acuh akan hal itu.
Tanda (1) sebelum ajal tiba.
Ini adalah tanda pertama dari Alloh SWT kepada hambanya dan hanya akan disadari oleh mereka -mereka yang dikehendakinya. Walaubagaimana semua orang Islam akan mendapat tanda ini, hanya saja mereka sadar atau tidak.
Tanda ini akan berlaku kepastian-nya selepas waktu Asar, yaitu :
-Seluruh tubuh dari ujung rambut hingga ke ujung kaki akan mengalami getaran atau seakan-akan mengigil. Misal, seperti daging sapi yang baru disembelih dimana jika diperhatikan dengan cermat kita akan mendapati daging tersebut seakan-akan bergetar. Tanda ini rasanya lezat dan bagi mereka yang sadar tersirat di hatinya bahwa mungkin ini adalah tanda kematian, maka getaran ini akan berhenti dan hilang setelah kita sadar akan kehadiran tanda ini. Bagi mereka yang tidak diberi kesadaran atau mereka yang hanyut dengan kenikmatan tanpa memikirkan soal kematian, tanda ini akan lenyap sia-sia begitu saja. Bagi yang sadar dengan kehadiran tanda ini maka ini adalah peluang terbaik untuk memanafa’atkan sisa umur yang ada untuk mempersiapkan diri dengan amalan dan urusan yang akan dibawa atau ditinggalkan sesudah mati.
Tanda (2) sebelum ajal tiba.
Tanda ini juga akan berlaku sesudah waktu Asar. Bagian pusar kita akan berdenyut-denyut. Pada saat itu daun yang tertulis nama kita akan gugur dari pokok yang letaknya di atas Arasy Alloh SWT. Maka malaikat Izroil pun akan mengambil daun tersebut dan mula membuat persediaan-nya ke atas kita diantaranya, Malaikat Maut/ Izroil akan mulai selalu mengikuti/ mengintai kita sepanjang sisa umur kita. dan Akan terjadi Malaikat maut ini akan memperlihatkan wajahnya sekilas lalu tak nampak lagi dan bila ini terjadi, mereka yang terpilih ini akan merasakan seakan-akan bingung seketika. Adapun Malaikat maut ini wujudnya cuma seorang tetapi berkuasa untuk mencabut nyawa bersamaan dengan jumlah nyawa yang akan dicabutnya seijin Alloh SWT.
Tanda (3) sebelum ajal tiba.
Adapun tanda ini akan diberikan hanya kepada mereka yang diuji dengan musibah kesakitan di mana orang sakit yang tidak makan secara tiba-tiba dia (yang sakit) berselera untuk makan.
Tanda (4) sebelum ajal tiba.
Pada saat itu mereka akan terasa denyutan di bagian tengah dahi kita yaitu, diantara dahi kanan dan kiri. Jika tanda ini kita rasakan, maka berpuasalah kita setelah itu. supaya perut kita tidak mengandung banyak najis dan ini akan memudahkan urusan orang yang akan memandikan kita nanti. saat juga mata hitam kita tidak akan bersinar lagi dan bagi orang yang sakit hidungnya akan perlahan-lahan jatuh ke depan (berubah menjadi agak sedikit mancung dan mengkerut.. Telingan-nya akan layu dimana bagian ujungnya akan beransur-ansur masuk ke dalam. telapak kakinya yang terlunjur akan lemas dan perlahan-lahan jatuh ke depan dan sukar ditegakkan.
Tanda (5) sebelum ajal tiba.
Akan berlaku sesudah waktu Asar di mana kita akan merasakan satu denyutan di sebelah belakang, yaitu di kawasan ubun-ubun di mana ini menandakan kita tidak akan sempat untuk menemui waktu Asar keesokan harinya.
Tanda (6) sebelum ajal tiba
Akan berlaku keadaan di mana kita akan merasakan satu keadaan sejuk di bagian pusar hingga ke tulang sulbi dan rasa itu akan turun ke pinggang dan seterusnya akan naik ke bagian hulkum (tenggorokan). Detik-detik itu hendaklah kita terus mengucap kalimat syahadah dan berdiam diri dan menantikan kedatangan Izroil/ malaikat maut untuk menjemput kita kembali kepada Alloh SWT yang telah menghidupkan kita dan sekarang akan mematikan pula.
Catatan: bahwa keterangan di atas adalah tanda-tanda kematian saja, bukan kepastian, adapun ajal, hanya Alloh SWT yang maha tahu. itupun tidak semua manusia sadar dengan tanda-tanda kematian tersebut.
Label:
mati,
tanda ajal
14 Januari 2010
Myself and Family
Dari kiri ke kanan: Depan: Annisa Nurul Jannah (anak ke-2), Ula (anak kakak), Thorif Abdul Lathif (anak ke-1; Tengah: Aku (Abuy Dinar), Sholahudin Romdoni (anak ke-3), Siti Maryam (istri), Euis (istri ka2), Syarifah Nur Aliyah (adik ipar), Siti Khodijah (adik), Vivi Naila (anak adik), Bi Oom, Bi Imas, Mang Haji, Berdiri: H. E. Ma'sum (bpk mertua), Emin (mertua ka2), Amah Kartiamah (ibuku), Salma (istri adik), Jauhari (adik), Oedin (ayah), Mang Carlim, dan Misbahul Munir (kaka). Lokasi: Foto Studio Purwokerto.
24 November 2009
PERJALANAN BANDUNG – KUDUS
Kamis 19 Nopember 2009 kami berangkat ke Kudus. Keberangkatanku ke kudus atas ajakan spontanitas seorang sahabat. Ajakan yang tak direncanakan. Dan jawabannya pun spontanitas pula, tanpa dipikir panjang. Berangkat maka berangkatlah semisal jadi maka jadilah. Kota Kudus adalah kota yang tak ada di kepalaku. Tidak seperti halnya Kota Bandung atau Cianjur yang sudah terekam di memori kepala. Adapun Kudus di luar jangkauan bayangan otakku. Dimanakah ia dan seperti apakah ia, panas dinginkah udaranya? Singkatnya aku belum ke Kudus titik(.)
Malam itu malam Jum’at pahing 3 Dulhijjah 1430 kami (saya & sahabat saya) diberangkatkan ke Kudus oleh PO Bis Nusantara dari terminal Cicaheum Bandung sekitar pukul 19.00 dan diperkirakan sampai di terminal Kudus pukul 03.00 pagi hari Jum’at pahing. Minal Terminal ila Terminal. Suasana di dalam bis sangat menyenangkan, selain ber AC, TV LCD, DVD juga tempat duduk yang nyaman kaki bisa nanghunjar. Oh ya semua penumpang dibagi kartu untuk makan gratis di sebuah rumah makan nanti di perjalanan.
Tak ada pemandangan yang bisa dinikmati secara utuh dalam suasana kegelapan malam. Pilihan untuk tidur adalah yang paling tepat apalagi bis menyediakan selimut. Terasa ngantuk tapi mata tak terpejam. Mengisi waktu luang kami ngobrol berbagai hal; ttg rumah makan, komputer, internet, email facebook, blog, hosting, website, dst, dst, dst. ...... samar – samar terdengar suara dan akhirnya dur tidur.
Jum’at pagi saya sudah berada di Kota Kudus tepatnya di Ngembal Rejo. Alhamdulilah selamat. Ya Alloh kumohon kebaikan kota ini dan kebaikan segala yang ada di dalamnya, juga kuberlindung dari kejahatan kota ini dan segala yang ada padanya.
Ada tiga hal yang menarik dari perjalanan ke Kudus:
1. Rumah Makan Khas Sunda Bambu Wulung
2. Makam para Wali
3. Amuk seorang pemuda plus
1. Rumah Makan Khas Sunda Bambu Wulung
Saya bukan ahli advertising yang mampu mempromosikan sesuatu. Saya mengupas ttg Rumah Makan Khas Sunda Bambu Wulung karena keunikannya. Pertama rumah makan itu merupakan sulapan dari sebuah garasi. Kalau anda berkunjung ke Rumah Makan Khas Sunda Bambu Wulung tak akan lagi melihat garasi itu, yang akan anda lihat adalah sebuah saung (besar) terbuat dari bambu (tiang, langit-langit dan dindingnya) yang beratap rumbia, padahal garasi (bangunan asalnya) tidak dibongkar dan dipugar. Kedua menu (makan/minum) yang disediakan rumah makan tersebut, salah satunya saya sebutkan adalah “Es Janda Muda”. Apa pula itu? Benarkah janda muda si pembuatny? Silakan buktikan sendiri. Promosikah ini? Dengan rendah hati saya pasrahkan kepada pembaca penilaian itu. Yang jelas ini bukan spam.
2 Makam para Wali
Two in one, dua (makam) wali dalam satu Kota. Hal ini menarik buat saya, karena kota lain tidak memilikinya.Wali Songo tersebar di berbagai kota: Sunan Gresik di Gresik, Sunan Bonang di ... Sunan Drajat di Lamongan Sunan Giri di ... Sunan Kalijaga di Demak, Sunan Gunung Jati di Cirebon, Dua wali berada di Kota Kudus yaitu Suna Kudus (Jafar Sodik) dan Sunan Muria. Pantaslah disebut Kudus, serapan dari Bahasa Arab yang berarti Suci. Ingat Kota Al-Quds? Kota suci di yerusalem tempat lahirnya sebagian besar para nabi.
3 Amuk seorang pemuda plus
Seorang tapi plus? Bingung ya? Sama saya juga yang melihat kejadian itu bingung. Ceritanya begini:
Malam itu kondisi saya bisa disebut setengah tidur setengah sadar. Disebut tidur karena mata terpejam, disebut sadar karena saya merasakan kondisi jalan yang jelek sehingga bis Nusantara yang saya tumpangi tujuan pulang ke Bandung terasa tidak mulus. Grabag grubug. Dalam kondisi antara tidur dan sadar itu tiba-tiba terdengar bunyi keras, serta merta saya bangun, ada apa gerangan tabrakankah? Oh ternyata bukan.... Yang saya saksikan adalah seorang pemuda menyalip bis, mencegat dan menghentikan bis, dia turun dari motor bebek menghampiri sopir, sambil sumpah serapah mencaci maki, suruh sopir bis turun. Tak lama berselang datang polisi dibonceng oleh seseorang. Hati saya aga lega.... Sok pasti polisi akan melerai. Di luar dugaan ternyata ia oknum yang berada di pihak si pemuda. Makanya saya sebut amuk seorang pemuda plus (oknum polisi dan orang yang membonceng polisi). Suara benturan ke body mobil terdengar berkali kali. Entah batu atau kepalan tangan yang ditinjukan ke body bis Nusantara. Semuanya (pemuda, oknum polisi, dan yang membonceng oknum polisi) memaksa supaya supir turun, bahkan terdengar ancaman kalau tidak turun bis akan dilempari batu akan dihancurkan. Kontan saja penumpang yang asalnya tertidur mendengar keributan tersebut pada bangun. Bahkan ada beberapa penumpang yang duduk di depan bergeser ke tengah untuk menghindari lemparan batu kalo ancaman itu terjadi. Sang Sopir tetap tak beranjak dari tempatnya. Dia tidak turun. Terdengar ucapan sopir: “Ya saya salah pak, mohon maaf, tidak sengaja.” Berkali kali kalimat itu diucapankan. Suasana agak mereda setelah Pak Polisi berusaha menenangkan kedua temannya (pemuda & pembonceng) bahkan terdengar ajakan dari pak polisi untuk mengahiri dan meninggalkan keributan tersebut. Namun tak dinanya, rupanya orang (yang membonceng polisi) itu belum puas. Brrraaaakkkkk ....! Suara pecahan kaca pintu bis dekat sopir pecah dihantam batu besar. Menganga lubang sejengkal lebih........ tepatnya di kaca pintu dekat kaki sopir. Pecahan kaca berserakan di samping sepatu sang sopir. Setelah itu nampaknya pemuda plus tersebut puas. Mereka tancap gas meninggalkan bis Nusantara yang masih tertegun.
Bingung ya? Iya sama saya juga bingung. Apa kesalahan sopir? Tidak tahu! Sebab dari tadi –jauh sebelum kejadian itu terjadi -mata saya terpejam. Terserempetkah motor pemuda itu? Atau tersenggol atau apa....gerangan yang membuat pemuda itu mengamuk? Hanya sopir yang tahu. Wallohu a’lam.
Kejadian tersebut berlangsung pada pukul 00.30 dinihari di jalan kabupaten Cirebon jauh sebelum rel kereta api.
Anarkisme bukan hanya milik sebagain demonstran ataupun supporter bola.
Malam itu malam Jum’at pahing 3 Dulhijjah 1430 kami (saya & sahabat saya) diberangkatkan ke Kudus oleh PO Bis Nusantara dari terminal Cicaheum Bandung sekitar pukul 19.00 dan diperkirakan sampai di terminal Kudus pukul 03.00 pagi hari Jum’at pahing. Minal Terminal ila Terminal. Suasana di dalam bis sangat menyenangkan, selain ber AC, TV LCD, DVD juga tempat duduk yang nyaman kaki bisa nanghunjar. Oh ya semua penumpang dibagi kartu untuk makan gratis di sebuah rumah makan nanti di perjalanan.
Tak ada pemandangan yang bisa dinikmati secara utuh dalam suasana kegelapan malam. Pilihan untuk tidur adalah yang paling tepat apalagi bis menyediakan selimut. Terasa ngantuk tapi mata tak terpejam. Mengisi waktu luang kami ngobrol berbagai hal; ttg rumah makan, komputer, internet, email facebook, blog, hosting, website, dst, dst, dst. ...... samar – samar terdengar suara dan akhirnya dur tidur.
Jum’at pagi saya sudah berada di Kota Kudus tepatnya di Ngembal Rejo. Alhamdulilah selamat. Ya Alloh kumohon kebaikan kota ini dan kebaikan segala yang ada di dalamnya, juga kuberlindung dari kejahatan kota ini dan segala yang ada padanya.
Ada tiga hal yang menarik dari perjalanan ke Kudus:
1. Rumah Makan Khas Sunda Bambu Wulung
2. Makam para Wali
3. Amuk seorang pemuda plus
1. Rumah Makan Khas Sunda Bambu Wulung
Saya bukan ahli advertising yang mampu mempromosikan sesuatu. Saya mengupas ttg Rumah Makan Khas Sunda Bambu Wulung karena keunikannya. Pertama rumah makan itu merupakan sulapan dari sebuah garasi. Kalau anda berkunjung ke Rumah Makan Khas Sunda Bambu Wulung tak akan lagi melihat garasi itu, yang akan anda lihat adalah sebuah saung (besar) terbuat dari bambu (tiang, langit-langit dan dindingnya) yang beratap rumbia, padahal garasi (bangunan asalnya) tidak dibongkar dan dipugar. Kedua menu (makan/minum) yang disediakan rumah makan tersebut, salah satunya saya sebutkan adalah “Es Janda Muda”. Apa pula itu? Benarkah janda muda si pembuatny? Silakan buktikan sendiri. Promosikah ini? Dengan rendah hati saya pasrahkan kepada pembaca penilaian itu. Yang jelas ini bukan spam.
2 Makam para Wali
Two in one, dua (makam) wali dalam satu Kota. Hal ini menarik buat saya, karena kota lain tidak memilikinya.Wali Songo tersebar di berbagai kota: Sunan Gresik di Gresik, Sunan Bonang di ... Sunan Drajat di Lamongan Sunan Giri di ... Sunan Kalijaga di Demak, Sunan Gunung Jati di Cirebon, Dua wali berada di Kota Kudus yaitu Suna Kudus (Jafar Sodik) dan Sunan Muria. Pantaslah disebut Kudus, serapan dari Bahasa Arab yang berarti Suci. Ingat Kota Al-Quds? Kota suci di yerusalem tempat lahirnya sebagian besar para nabi.
3 Amuk seorang pemuda plus
Seorang tapi plus? Bingung ya? Sama saya juga yang melihat kejadian itu bingung. Ceritanya begini:
Malam itu kondisi saya bisa disebut setengah tidur setengah sadar. Disebut tidur karena mata terpejam, disebut sadar karena saya merasakan kondisi jalan yang jelek sehingga bis Nusantara yang saya tumpangi tujuan pulang ke Bandung terasa tidak mulus. Grabag grubug. Dalam kondisi antara tidur dan sadar itu tiba-tiba terdengar bunyi keras, serta merta saya bangun, ada apa gerangan tabrakankah? Oh ternyata bukan.... Yang saya saksikan adalah seorang pemuda menyalip bis, mencegat dan menghentikan bis, dia turun dari motor bebek menghampiri sopir, sambil sumpah serapah mencaci maki, suruh sopir bis turun. Tak lama berselang datang polisi dibonceng oleh seseorang. Hati saya aga lega.... Sok pasti polisi akan melerai. Di luar dugaan ternyata ia oknum yang berada di pihak si pemuda. Makanya saya sebut amuk seorang pemuda plus (oknum polisi dan orang yang membonceng polisi). Suara benturan ke body mobil terdengar berkali kali. Entah batu atau kepalan tangan yang ditinjukan ke body bis Nusantara. Semuanya (pemuda, oknum polisi, dan yang membonceng oknum polisi) memaksa supaya supir turun, bahkan terdengar ancaman kalau tidak turun bis akan dilempari batu akan dihancurkan. Kontan saja penumpang yang asalnya tertidur mendengar keributan tersebut pada bangun. Bahkan ada beberapa penumpang yang duduk di depan bergeser ke tengah untuk menghindari lemparan batu kalo ancaman itu terjadi. Sang Sopir tetap tak beranjak dari tempatnya. Dia tidak turun. Terdengar ucapan sopir: “Ya saya salah pak, mohon maaf, tidak sengaja.” Berkali kali kalimat itu diucapankan. Suasana agak mereda setelah Pak Polisi berusaha menenangkan kedua temannya (pemuda & pembonceng) bahkan terdengar ajakan dari pak polisi untuk mengahiri dan meninggalkan keributan tersebut. Namun tak dinanya, rupanya orang (yang membonceng polisi) itu belum puas. Brrraaaakkkkk ....! Suara pecahan kaca pintu bis dekat sopir pecah dihantam batu besar. Menganga lubang sejengkal lebih........ tepatnya di kaca pintu dekat kaki sopir. Pecahan kaca berserakan di samping sepatu sang sopir. Setelah itu nampaknya pemuda plus tersebut puas. Mereka tancap gas meninggalkan bis Nusantara yang masih tertegun.
Bingung ya? Iya sama saya juga bingung. Apa kesalahan sopir? Tidak tahu! Sebab dari tadi –jauh sebelum kejadian itu terjadi -mata saya terpejam. Terserempetkah motor pemuda itu? Atau tersenggol atau apa....gerangan yang membuat pemuda itu mengamuk? Hanya sopir yang tahu. Wallohu a’lam.
Kejadian tersebut berlangsung pada pukul 00.30 dinihari di jalan kabupaten Cirebon jauh sebelum rel kereta api.
Anarkisme bukan hanya milik sebagain demonstran ataupun supporter bola.
Label:
polisi,
rumah makan,
wali
06 November 2009
Dinar Dirham : Mata Uang yang Masuk Akal
Dinar Dirham pada saat -saat ini mencuat kembali ke permukaan setelah sekian lama terkubur dalam timbunan sejarah. Ia lahir membawa keadilan. Ia Hadir membawa kepastian. Ia nyata membawa keterbukaan. Dan sedikit demi sedikit akan membenamkan mata uang kertas (yang penuh kepalsuan dan mudah dipalsukan), mengubur dollar sang raja mata uang.
Apa itu dinar? dan apa itu dirham?
Di KUBI hanya disebutkan uang emas. DINAR adalah uang (terbuat dari)Emas 22 karat seberat 4,25 gram. DIRHAM uang perak murni seberat 2,975 gram . selengkapnya klik huna
Label:
Dinar Dirham Uang
25 Oktober 2009
Inul Sakit Gigi
INUL SAKIT GIGI
Hari ini dikabarkan
Inul sedang sakit gigi
Hari ini pula dikabarkan
Inul masih tetap bergoyang
sebab antara gigi dan pinggul
sudah tidak ada urat syaraf
terputus tak ada korelasi
Hari ini kita melihat fakta
Inul sakit gigi
Hari ini pula kita menyata
Inul tetap bergoyang
di sini Inul sakit gigi
di sana Inul bergoyang
tidak ada syaraf penghubung
antara gigi dan pinggul
punya syaraf kah kita?
Qyara, 07 dzulqoidah 1430
puisi lainnya: Jika Mati Menjemputku , Wajahku.
Label:
puis sajak sosial
04 Oktober 2009
JIKA MATI MENJEMPUTKU
Jika mati menghampiri
Bisakah kuhindari
Berdiri di balik serambi
Sambil meremas jemari
Jika mati menghampiri
Bisakah ku berlari
Jika mati menjemputku
Dengan mengangguk
Atau mendongak
Tak akankah ku berlutut
Menuntut mengulur waktu
Jika mati menjemputku
mengucap salam atau
menendang mendobrak pintu
mampukah aku tak menurut
terbayang sang maut datang
membawa kabar titah perintah
mencabut memisah raga
“Inna lillahi wa inna ilaihi roji’un”
Qyara, 11 Syawal 1430-30 Sep ‘09
Bisakah kuhindari
Berdiri di balik serambi
Sambil meremas jemari
Jika mati menghampiri
Bisakah ku berlari
Jika mati menjemputku
Dengan mengangguk
Atau mendongak
Tak akankah ku berlutut
Menuntut mengulur waktu
Jika mati menjemputku
mengucap salam atau
menendang mendobrak pintu
mampukah aku tak menurut
terbayang sang maut datang
membawa kabar titah perintah
mencabut memisah raga
“Inna lillahi wa inna ilaihi roji’un”
Qyara, 11 Syawal 1430-30 Sep ‘09
Langgan:
Entri (Atom)




